"Wahai Tuhan kami. .kurniakan kami ilham dan hikmah dalam setiap yang kami lakukan dan bicarakan.."
wahai diri
adakah kau akan terus begini
terus membatu walaupun dunia makin kusut
makin serabut
kenapa ?
kenapa kau begitu ?
kerna
bila diri berbicara
bila diri meluahkan rasa
pasti ada yang terluka
pasti ada yang tarik muka
di mana silapnya
aku ?
atau dia ?
jangan tudingkan jari pada sesiapa
bila diri masih lemah bergantung padaNya
bila diri masih sering mencurah rasa bukan pada Yang Esa
bila diri masih rapuh di kala dicubit ujian dari Sang Pencipta
bila diri masih sibuk memikirkan masa hadapan yang samar pada pandangan mata manusia
serahkan saja pada si Dia
yakin pada perjalanan yang telah tersedia
sabar dan syukur adalah kuncinya
selamat malam dunia :')
